Sabtu, 22 Februari 2014

Flynas rebut pasar penerbangan haji Garuda Indonesia

Maskapai penerbangan asal Arab Saudi, flynas berambisi mengambil pasar penerbangan haji jama'ah Indonesia. Memuluskan niat ini, flynas mulai April 2014 mendatang akan mulai melayani penerbangan Jakarta-Jeddah dan sebaliknya secara langsung.
Chief Executive Officer flynas, Raja Azmi mengatakan permohonan flynas agar mendapat kuota haji akan dimasukkan ke Kementerian Agama tahun depan.
"Kalau tahun ini mepet ya. Kita akan buat aplikasi, kita mau membuat penerbangan haji, jama'ah dari Indonesia. Tahun depan kita akan mulai apply untuk penerbangan haji. Sekarang sudah terlambat," ucap Raja Azmi di Hotel Intercontinental, Jakarta, Sabtu (22/2).
Namun demikian, Riza mengakui tidak mudah untuk merebut pasar haji di Indonesia. Sebab untuk melayani penerbangan haji, selain harus mengantongi izin dari banyak pihak seperti Kementerian Agama Indonesia dan pemerintah Arab Saudi, juga adanya kompetisi antar maskapai.
"Memang susah untuk penerbangan haji, karena airlines dan Arab Saudi belum kasih. Tapi nanti kita akan apply," tegasnya.
Sebelum mendapat penerbangan haji, flynas akan fokus pada penerbangan komersil dan umrah. Masyarakat Indonesia akan punya pilihan terbang dengan maskapai kelas LCC (Low Cost Carrier) seperti flynas atau dengan maskapai full service seperti Garuda Indonesia.
Flynas melihat, Indonesia merupakan negara terbesar untuk perjalanan haji dan umroh. Sebanyak 750.000 jamaah Indonesia menunaikan ibadah haji dan umroh ke tanah suci Mekkah pada 2013. Kemudian, dari data BPS, sebanyak 86.645 wisatawan Arab mengunjungi Indonesia pada tahun 2012.
Flynas yakin mampu bersaing dengan Garuda karena memiliki keunggulan dari penawaran harga. Raja Azmi mengatakan akan terus mengusahakan agar tiket flynas lebih kompetitif.
Selain itu, pada penerbangan perdana April 2014 nani akan ada beberapa promosi yang tidak dijelaskan secara detail. "Harga akan kompetitif, pada umumnya kita akan buatkan serendahnya kita bisa. Tapi ada basic cost nya kan. Kita akan usahakan kompetitif. Ada promosi dan sebagainya," ucap Raja Azmi.
Sebagai perbandingan, dia menyebut harga tiket Garuda Indonesia saat ini berkisar di USD 1.200. "Harga saya tidak bisa mengatakan langsung berapa. Tapi kita kan Low Cost Carrier kita akan berikan harga murah. Kita kurang dari harga dari Garuda," tegasnya.
Sebagai informasi, flynas pada 2013 silam membawa sebanyak 3,3 juta penumpang dan tertinggi sejak pertama kali diresmikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar